JAKARTA,INFOPUBLIK24 — Tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan terkait dugaan tindak pidana korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam tata kelola batu bara. Dalam pengungkapan ini, aparat menemukan sejumlah aset bernilai fantastis.
Penggeledahan dilakukan oleh penyidik Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya, dengan kasus yang menyeret nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
Penggeledahan dilakukan dalam rangkaian penyidikan yang berlangsung baru-baru ini Rabu,8/7/2026
Lokasi penggeledahan meliputi :
1. Kafe Cafe de’Clan di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.
2. Rumah mewah milik Febrie Adriansyah di kawasan Sentul, Bogor.
Penggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti terkait dugaan praktik korupsi dan pencucian uang dalam pengelolaan tata niaga batu bara yang diduga merugikan negara.
Dari hasil penggeledahan, penyidik berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain: Dari Cafe de’Clan: brankas berisi uang tunai dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dan Dolar Singapura dengan nilai lebih dari Rp60 miliar.
Dari rumah di Sentul: puluhan kilogram emas batangan serta uang tunai dalam mata uang asing dengan estimasi nilai mencapai ratusan miliar rupiah.
Kombes Pol. Budi menjelaskan, mata uang asing tersebut ditemukan di dalam brankas yang sebelumnya ditemukan tersembunyi di balik etalase lantai dua Cafe de’CLAN. Selain uang tunai, ujar Kabid Humas, penyidik juga menemukan sejumlah dokumen yang kini turut diamankan sebagai bagian dari barang bukti.
“Ternyata memang ada beberapa dokumen dan penyimpanan uang dalam jumlah yang cukup besar, fantastis,” ujarnya.
Penggeledahan dilakukan secara terkoordinasi oleh tim gabungan kepolisian. Saat penggeledahan di kediaman Febrie Adriansyah di Sentul, lokasi sempat dijaga ketat oleh sejumlah anggota TNI. Proses pengamanan dan penyitaan barang bukti dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku guna memperkuat pembuktian dalam penyidikan.
Pengungkapan kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan pejabat tinggi penegak hukum serta nilai aset yang disita tergolong sangat besar. Aparat kepolisian menegaskan akan terus mendalami kasus ini secara profesional dan transparan guna menuntaskan dugaan korupsi tanpa pandang bulu.
Sumber : Tbnews
















