Example floating
Example floating
Peristiwa

Kecelakaan Dua Kapal Bertabrakan di Selat Air Hitam, Polairud Meranti dan Tim SAR Berpacu Cari Kru SB Four Brother 03

772
×

Kecelakaan Dua Kapal Bertabrakan di Selat Air Hitam, Polairud Meranti dan Tim SAR Berpacu Cari Kru SB Four Brother 03

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan laut melibatkan dua kapal cepat, SB Eagle 11 dan SB Four Brother 03 (Foto Ist)

SELATPANJANG,INFOPUBLIK24 – Kecelakaan laut melibatkan dua kapal cepat, SB Eagle 11 dan SB Four Brother 03, terjadi di perairan Selat Air Hitam, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 15.10 WIB.

Peristiwa tersebut langsung mendapat respons cepat dari Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Kepulauan Meranti bersama Tim SAR Gabungan.

Petugas bergerak menuju lokasi untuk melakukan pertolongan sekaligus pencarian terhadap kru SB Four Brother 03.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kasat Polairud IPTU Abdul Roni, S.H., mengatakan personel langsung bergerak setelah menerima informasi adanya kecelakaan kapal.

“Kurang lebih satu menit kemudian anggota Sat Polairud Polres Kepulauan Meranti mendatangi lokasi kejadian dan melakukan upaya penyelamatan terhadap kru SB Four Brother,” ujar Abdul Roni.

Berdasarkan informasi awal, kecelakaan terjadi saat SB Eagle 11 bertolak menuju salah satu APMS di Selatpanjang untuk mengisi bahan bakar.

Sekitar 10 menit setelah berlayar, SB Eagle 11 bertabrakan dengan SB Four Brother 03. Akibat tubrukan tersebut, SB Four Brother 03 dilaporkan terbalik di perairan Selat Air Hitam.

Namun, hingga pencarian awal dilakukan, kru SB Four Brother 03 belum ditemukan. Tim SAR Gabungan pun langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Dalam proses pencarian, petugas menemukan sejumlah barang yang mengapung di permukaan air, di antaranya kursi kapal, empat buah busa alas kursi, lifebuoy, life jacket, kayu palet, serta sepasang sandal.

Sementara itu, SB Eagle 11 diketahui membawa lima orang kru. Sebelum kejadian, SB Eagle 11 berangkat dari Pelabuhan Mengkapan Tanjung Buton, Kabupaten Siak, sekitar pukul 13.00 WIB menuju Bengkel Akian di Selatpanjang untuk memperbaiki busi kapal.

Setelah perbaikan selesai sekitar pukul 15.00 WIB, kapal kemudian melanjutkan perjalanan menuju APMS untuk mengisi bahan bakar.

Tubrakan kedua kapal terjadi pada koordinat N 1.0205° dan E 102.7066°. Berdasarkan laporan awal, SB Four Brother 03 berada di arah lambung kiri SB Eagle 11 sebelum tubrakan terjadi.
Mengenai penyebab kecelakaan, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

“Sampai saat ini belum diketahui pasti penyebab terjadinya peristiwa tubrakan,” kata Abdul Roni.

Pasca kejadian, Sat Polairud Polres Kepulauan Meranti berkoordinasi dengan pihak Syahbandar, Basarnas, serta Pos TNI AL Kabupaten Kepulauan Meranti untuk melaksanakan operasi SAR.

Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian guna menemukan kru serta keberadaan SB Four Brother 03.

Polres Kepulauan Meranti menegaskan bahwa proses pencarian dan penanganan kecelakaan masih terus dilakukan. Perkembangan hasil operasi SAR maupun penyebab pasti tubrakan akan disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan