INFOPUBLIK24.COM, LABUHANBATU UTARA — Maraknya peredaran narkotika jenis sabu di kawasan PKS LTS Kampung Pajak, Kabupaten Labuhanbatu Utara, memicu keresahan mendalam di tengah masyarakat. Peredaran barang haram tersebut diduga kuat dikomandoi oleh seorang pria DD alias Dedi, yang menjalankan bisnis gelapnya secara terbuka tanpa tersentuh jerat hukum. Senin (14/09/2026).
Berdasarkan laporan warga setempat, DD alias Dedi mengendalikan seluruh rantai distribusi sabu di wilayah tersebut, mulai dari penyuplai hingga menentukan titik transaksi langsung. Lingkungan permukiman kini berubah menyerupai pasar bebas narkoba yang beroperasi siang dan malam tanpa rasa takut dari pihak pengedar, sehingga memicu dugaan lemahnya pengawasan aparat di lapangan.
Kondisi ini kian memprihatinkan karena mengancam masa depan generasi muda dan merusak ketenteraman warga sekitar.
Masyarakat menyatakan bahwa identitas sosok utama maupun lokasi transaksinya sebenarnya sudah diketahui secara terang-benderang. Oleh karena itu, sejumlah elemen warga secara tegas mendesak aparat penegak hukum setempat untuk tidak lagi menunda langkah konkret di lapangan.
Tokoh masyarakat setempat menegaskan bahwa warga membutuhkan tindakan nyata berupa penangkapan pelaku utama dan pembersihan kawasan PKS LTS Kampung Pajak demi memulihkan kedaulatan hukum serta keamanan bersama.
Gelombang penolakan dari warga sekitar pun terus menguat seiring tak kunjung adanya penindakan di lokasi. “Kami sudah sangat resah dan takut. Setiap hari melihat orang keluar masuk transaksi sabu seolah-olah tempat ini tidak ada hukumnya. Anak-anak kami jadi terancam masadepannya,” ujar AH salah seorang warga Kampung Pajak.
Warga lain juga menyampaikan kekecewaannya, “Kami tidak butuh janji atau formalitas lagi. Informasi sudah jelas, lokasinya tahu, pelakunya tahu. Kami minta polisi turun sekarang juga dan tangkap Dedi sebelum lingkungan kami makin hancur.” Tutup SH
















