
BENGKALIS : Festival Sampan Layar merupakan agenda budaya tahunan masyarakat Melayu pesisir Ketamputih yang sarat nilai adat dan kearifan lokal. Kegiatan ini menjadi simbol pelestarian tradisi sekaligus upaya memperkuat jati diri budaya masyarakat Kabupaten Bengkalis.
Kepala Desa Ketamputih, Suhaimi, saat dikonfirmasi Senin (15/12/2025), menegaskan bahwa pemerintah desa memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan festival tersebut.
โFestival Sampan Layar adalah warisan budaya masyarakat Melayu pesisir yang harus terus kita jaga dan lestarikan. Pemdes Ketamputih berkomitmen mendukung penuh agar kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan lancar,โ ujar Suhaimi.
Ia menambahkan, persiapan dilakukan secara matang melalui koordinasi bersama LAMR desa, LAMR kabupaten, serta seluruh elemen masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Sementara itu, LAMR Kabupaten Bengkalis juga menyatakan dukungan penuh terhadap Festival Sampan Layar ke-79 Ketamputih. Menurutnya, sampan layar bukan hanya ajang perlombaan, melainkan simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Melayu pesisir.
โFestival ini memiliki nilai adat yang kuat. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat, kebersamaan, dan sportivitas,โ ujar perwakilan LAMR Kabupaten Bengkalis.
Adapun rangkaian kegiatan dalam Festival Sampan Layar ke-79 Ketamputih meliputi:
Kenduri Adat Penurunan Sampan
Lomba Sampan Layar
Green Policing
Selain sebagai upaya pelestarian budaya, festival ini juga diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata budaya serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
Pemerintah Desa Ketamputih bersama LAMR Desa dan LAMR Kabupaten Bengkalis mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dan menyukseskan Festival Sampan Layar ke-79 Ketamputih sebagai kebanggaan bersama.

Tidak ada komentar