
MERANTI,INFOPUBLIK24 – Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan S.I.K, M. H, M. Hum beserta Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi S I K M.H berserta jajaran Polda Riau juga Bupati dan jajaran Forkopimda Gelar Susur sungai jelajah kampung di wilayah Perairan Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti Selasa (17/2/2026) Siang.
Selain itu, Kapolda Riau beserta rombongan bergerak dari Pelabuhan Kempang Dorak Jalan Dorak Desa Banglas Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti menggunakan kempang hias untuk melaksanakan kegiatan susur sungai menuju Desa Bokor Kecamatan. Rangsang Barat Sampiakan Himbauan Pelayanan 110 Kepada Masyarakat.
Kendati demikian,Selama perjalanan, rombongan menyapa masyarakat pesisir yang berada di sepanjang alur sungai serta menerima sambutan antusias dari warga yang berada di tepian sungai.Pukul 13.30 WIB Kapolda Riau beserta rombongan tiba di Pelabuhan Desa Bokor dan disambut dengan prosesi adat Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kapolda Riau Irjen Herry Heriyawan mengatakan kita melaksanakan dialog interaktif bersama tokoh masyarakat, tokoh adat dan perangkat desa terkait situasi kamtibmas di wilayah perairan serta mendengarkan aspirasi masyarakat Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Kegiatan menelusuri Sungai dan jelajah kampung dilaksanakan dalam rangka kampanye kesadaran ekologis kepada masyarakat merupakan bagian integral dari implementasi Program Green Policing. Kegiatan ini dinilai efektif sebagai sarana edukasi lingkungan berbasis kearifan lokal, sekaligus memperkuat kedekatan antara Polri, masyarakat adat, dan masyarakat pesisir,” ujar Kapolda Riau.
Pelaksanaan kegiatan penanaman pohon di pekarangan Pos Bhabinkamtibmas Desa Bokor yang dipimpin langsung oleh Kapolda Riau bersama Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti serta LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan wujud nyata.
Selain itu, komitmen Polda Riau dalam mengimplementasikan Program Green Policing di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan tersebut memiliki nilai strategis, tidak hanya dalam aspek pelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai simbol kehadiran negara dalam menjaga keberlanjutan ekologi dan sosial masyarakat.
Kapolda Riau juga menyampaikan bahwa Masyarakat Adat LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti dapat berperan sebagai motor penggerak keberlanjutan Program Green Policing, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai pelestarian lingkungan kepada generasi muda serta masyarakat luas, sehingga program tersebut tidak bersifat seremonial semata, namun berkelanjutan dan berdampak nyata.
“Penetapan Desa Bokor sebagai lokasi pelaksanaan Program Green Policing Polda Riau dilatarbelakangi oleh status Desa Bokor sebagai desa wisata sekaligus kampung tua yang memiliki nilai historis sebagai daerah asal masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti. Kondisi tersebut menjadikan Desa Bokor strategis sebagai percontohan pelaksanaan program pelestarian lingkungan berbasis budaya dan adat istiadat setempat,” jelas Irjen Herry.
Sementara itu, Kata Kapolda Riau, Kegiatan menelusuri sungai jelajah kampung yang dilaksanakan oleh LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti direncanakan menjadi agenda rutin tahunan menjelang Bulan Suci Ramadhan. Hal ini berpotensi memperkuat kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup sebagai bagian dari nilai spiritual dan budaya Melayu.
“Adanya dukungan aktif dari masyarakat adat LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap Program Green Policing Polda Riau merupakan wujud nyata sinergitas antara kelompok masyarakat adat dengan Polri, khususnya Polres Kepulauan Meranti, dalam menciptakan situasi harkamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti,” jelas Jendral Bintang Dua itu.
Laporan : Tengku Harzuin

Tidak ada komentar