x

B di Mampang, Y di Dekat SPBU Asam Jawa Meski Viral Duo Terduga Pengedar Sabu Tetap Eksis, Ke mana Satres Narkoba Labusel?”

waktu baca 2 menit
Senin, 16 Feb 2026 13:19 211 Redaksi IP

LABUHANBATU SELATAN,INFOPUBLIK24 – Komitmen Polres Labuhanbatu Selatan dalam memberantas peredaran gelap narkotika kini berada di titik nadir. Meski status penyelidikan terhadap oknum berinisial B alias Budi dan Y alias Yahya telah berjalan, kenyataan di lapangan justru menunjukkan pemandangan yang kontras dan menyakitkan hati masyarakat.

Berdasarkan laporan terbaru dari warga, kedua terduga pelaku ini tidak hanya sekadar menghirup udara segar, namun diduga kuat masih menjalankan bisnis haram mereka dengan leluasa di lokasi yang berbeda.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa B alias Budi disinyalir masih menjalankan transaksi sabu dari kediamannya di Mampang. Sementara itu, Y alias Yahya dilaporkan masih aktif mengedarkan barang haram tersebut di dua wilayah yaitu di Teluk Pinang Asam Jawa, tepatnya di area dekat salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), dan di padangri.

Keberanian para terduga pelaku yang tetap beroperasi meskipun sudah viral dan masuk radar kepolisian memicu spekulasi liar di tengah masyarakat. Muncul tudingan miring bahwa Polres Labuhanbatu Selatan, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan terkesan “tutup mata” atau memberikan ruang gerak bagi para bandar ini.

“Aneh sekali, polisi bilang masih lidik tapi mereka (Budi dan Yahya) makin terang-terangan. Si Yahya itu bahkan masih jualan di dekat SPBU Teluk Pinang Asam Jawa . Apakah hukum di Labusel ini tumpul jika berhadapan dengan mereka?” cetus seorang warga dengan nada kecewa, Senin (16/02/2026).

Hingga saat ini, jawaban “masih lidik” dari Kasat Narkoba AKP Sahat Lumbangaol dinilai warga sudah tidak relevan lagi dengan kondisi darurat di lapangan. Masyarakat menilai, jika polisi serius, seharusnya sudah ada tindakan penggerebekan atau setidaknya pengamanan lokasi untuk memutus rantai transaksi yang merusak generasi muda tersebut.

Warga Mampang dan Teluk Pinang Asam Jawa kini mendesak Kapolres Labuhanbatu Selatan agar mengambil tindakan tegas dan nyata, bukan sekadar pernyataan prosedural di media, Jika dalam waktu dekat tidak ada penangkapan, warga mengancam akan menyuarakan kegelisahan ini ke tingkat yang lebih tinggi demi menyelamatkan lingkungan mereka dari jeratan narkoba.

Laporang : Anshori Pohan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

LAINNYA
x